Bagus Setyoko Purwo
Dahaga dalam tenggorokanku
setelah panas menyergap kegundahanku
aku terjebak dalam keruwetan jakarta
liat..mukaku hitam terkena polusi dosa para manusia
mereka ego. menghabiskan segala syahwatnya
hati nurani mereka di tinggalkan di rumah mereka
air segar meluncur bebas di siang itu
tenggorokanku tersenyum
air putih segar
semoga kehadiran kita bisa seperti segarnya air putih di siang bolong
Dahaga dalam tenggorokanku
setelah panas menyergap kegundahanku
aku terjebak dalam keruwetan jakarta
liat..mukaku hitam terkena polusi dosa para manusia
mereka ego. menghabiskan segala syahwatnya
hati nurani mereka di tinggalkan di rumah mereka
air segar meluncur bebas di siang itu
tenggorokanku tersenyum
air putih segar
semoga kehadiran kita bisa seperti segarnya air putih di siang bolong